Malang – Semangat berbagi dan kepedulian terus tumbuh di lingkungan SMA Widya Dharma Turen melalui kegiatan rutin Jumat Berkah. Program ini menjadi salah satu budaya positif sekolah yang dilaksanakan setiap hari Jumat sebagai wujud rasa syukur sekaligus sarana mempererat kebersamaan di antara seluruh warga sekolah.

Dalam kegiatan Jumat Berkah, seluruh peserta didik SMA Widya Dharma Turen menerima makanan ringan, camilan, maupun hidangan sederhana yang dibagikan oleh bapak dan ibu guru. Sajian tersebut merupakan bentuk sedekah dari para guru dengan penuh keikhlasan berbagi rezeki kepada peserta didik sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang di lingkungan sekolah.

Suasana penuh kehangatan tampak saat pembagian berlangsung. Senyum dan antusiasme peserta didik mencerminkan kebahagiaan sederhana yang lahir dari semangat saling berbagi. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat secara materi, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, rasa syukur, kepedulian sosial, serta pentingnya berbagi kepada sesama.

Melalui Jumat Berkah, SMA Widya Dharma Turen berupaya menanamkan pendidikan karakter yang tidak hanya diperoleh melalui proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat membentuk peserta didik menjadi pribadi yang berempati, gemar berbagi, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Kegiatan Jumat Berkah juga menjadi simbol kebersamaan seluruh keluarga besar SMA Widya Dharma Turen. Dukungan dan keikhlasan bapak dan ibu guru dalam berbagi diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh warga sekolah serta memperkuat hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik.

Melalui program ini, SMA Widya Dharma Turen berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh dan menjadi budaya yang menginspirasi. Semoga setiap kebaikan yang dilakukan menjadi jalan datangnya keberkahan, sehingga SMA Widya Dharma Turen senantiasa diberikan kemajuan, kesuksesan, serta terus menjadi sekolah yang unggul dalam memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat.

Bagikan Artikel: