Malang- Memasuki awal Tahun Pelajaran 2026/2027, SMA Widya Dharma Turen tidak hanya menyambut kehadiran peserta didik baru melalui rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), tetapi juga mengajak orang tua untuk mengambil peran aktif dalam proses pendidikan.
Sebagai bagian dari upaya membangun kemitraan antara sekolah dan keluarga, SMA Widya Dharma Turen menyelenggarakan Pertemuan Wali Murid Peserta Didik Baru Kelas X yang dihadiri oleh Kepala Sekolah, wali kelas, serta orang tua atau wali peserta didik. Melalui kegiatan ini, sekolah menyampaikan berbagai informasi penting mengenai visi dan misi sekolah, budaya, program unggulan, tata tertib, hingga mekanisme komunikasi antara wali kelas dan wali murid sebagai awal terciptanya kolaborasi yang harmonis dalam mendampingi perkembangan peserta didik.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SMA Widya Dharma Turen, Bapak Iswanto, S.Kom., yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh wali murid sekaligus mengajak mereka untuk menjadikan pertemuan tersebut sebagai awal terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik antara sekolah dan keluarga. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan, perhatian, dan pendampingan dari orang tua di rumah.
Selanjutnya, Kepala Sekolah memaparkan visi, misi, budaya, serta berbagai program unggulan SMA Widya Dharma Turen. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan arah pengembangan sekolah dalam membentuk peserta didik yang unggul secara akademik, berkarakter, berbudaya, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Selain itu, berbagai program sekolah juga diperkenalkan agar orang tua memiliki pemahaman yang menyeluruh mengenai kegiatan dan layanan pendidikan yang akan diikuti putra-putri mereka selama menempuh pendidikan di SMA Widya Dharma Turen.
Pada kesempatan yang sama, sekolah juga memberikan penjelasan mengenai tata tertib sekolah beserta sistem poin pelanggaran yang diterapkan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kedisiplinan peserta didik. Melalui penyampaian tersebut, wali murid diharapkan memahami berbagai aturan yang berlaku di sekolah sehingga dapat bersama-sama mendampingi serta mengingatkan putra-putrinya untuk senantiasa mematuhi tata tertib dan membangun kebiasaan yang positif selama mengikuti proses pembelajaran.
Sebagai bagian dari penguatan komunikasi, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan wali kelas X kepada seluruh wali murid. Momen ini menjadi langkah awal dalam membangun hubungan yang harmonis antara wali kelas dan orang tua sebagai mitra dalam mendampingi perkembangan akademik, karakter, maupun kedisiplinan peserta didik. Selain memperkenalkan diri, wali kelas juga menyampaikan mekanisme komunikasi dan koordinasi yang akan digunakan selama satu tahun pelajaran agar informasi mengenai perkembangan peserta didik dapat tersampaikan dengan baik.
Pertemuan ini juga menjadi wadah bagi sekolah dan wali murid untuk menyamakan persepsi mengenai pentingnya kolaborasi dalam proses pendidikan. Dengan komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang baik, diharapkan setiap tantangan yang dihadapi peserta didik dapat diselesaikan secara bersama-sama sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.
Melalui kegiatan ini, SMA Widya Dharma Turen menegaskan komitmennya untuk menjadikan orang tua sebagai mitra strategis dalam penyelenggaraan pendidikan. Sinergi antara sekolah dan orang tua diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang saling mendukung, sehingga peserta didik tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab yang menjadi bekal penting dalam meraih masa depan.