MALANG – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, keluarga besar SMA Widya Dharma menggelar sholat Idul Adha berjamaah di lapangan utama sekolah pada Rabu, 27 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, staf karyawan, seluruh siswa, serta masyarakat sekitar sekolah.
Sejak pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, suasana sekolah sudah dipenuhi jamaah yang datang dengan mengenakan pakaian muslim bernuansa putih dan rapi. Kumandang takbir, tahmid, dan tahlil yang saling bersahutan menambah suasana religius dan menghidupkan semangat kebersamaan di lingkungan sekolah. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah yang menjadi momentum penting bagi umat Islam tersebut.
Pelaksanaan sholat Idul Adha tahun ini menghadirkan Ustadz Abu Bakar, S.Ag., selaku Da’i Kamtibmas Polres Malang, sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya yang bertajuk “Spirit Idul Adha: Menjemput Ridha Allah Melalui Ibadah Maliyah dan Keluhuran Adab”, beliau menyampaikan pesan mendalam mengenai makna pengorbanan dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau menjelaskan bahwa ibadah kurban bukan hanya sekadar bentuk ketaatan dalam aspek materi atau ibadah maliyah, tetapi juga menjadi sarana membangun kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Menurutnya, semangat Idul Adha harus mampu diwujudkan dalam sikap saling membantu, berbagi kepada sesama, serta menjaga adab dan akhlak mulia di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kesalehan ritual harus berjalan beriringan dengan kesalehan sosial. Idul Adha mengajarkan kita untuk ikhlas berbagi dan peduli terhadap orang lain,” pesan beliau dalam khutbahnya.
Pelaksanaan sholat berjamaah berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Para siswa mengikuti kegiatan dengan disiplin, sementara para guru dan osis sekolah turut memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Momentum ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi para siswa untuk menanamkan nilai religius, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan.
Usai pelaksanaan sholat dan khutbah, seluruh jamaah saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar SMA Widya Dharma. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa di lingkungan sekolah.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan keagamaan tersebut, para siswa juga diberikan lembar kerja siswa (LKS) yang berisi tugas untuk merangkum serta menjelaskan pesan dan hikmah yang mereka peroleh dari pelaksanaan sholat Idul Adha dan khutbah yang telah disampaikan. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih siswa memahami nilai-nilai keagamaan secara lebih mendalam sekaligus mengembangkan kemampuan mereka dalam mengekspresikan pemikiran melalui tulisan.
Melalui kegiatan ini, SMA Widya Dharma berharap semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dalam diri seluruh siswa dan warga sekolah. Selain menjadi agenda rutin tahunan, kegiatan Idul Adha bersama ini juga menjadi Momentum untuk memperkuat karakter religius, meningkatkan kemampuan literasi siswa, serta mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan sekolah.