Malang – Semangat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 di SMA Widya Dharma Turen. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk kembali menghayati nilai-nilai kepramukaan sekaligus meneguhkan semangat generasi muda untuk terus berkarya, mandiri, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan serta bangsa.
Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat serta diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan SMA Widya Dharma Turen. Pada upacra peringatan hari Pramuka kali ini dipimpin langsung oleh Kepala SMA Widya Dharma Turen, Bapak Iswanto, S.Kom. Beliau menyampaikan amanat mengajak peserta didik untuk tidak hanya memaknai Pramuka sebagai sebuah kegiatan, tetapi juga menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam amanat tersebut adalah Dasa Darma Pramuka. Kepala Sekolah menyampaikan bahwa sepuluh nilai yang terkandung dalam Dasa Darma memiliki banyak manfaat apabila benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti ketakwaan, cinta alam dan sesama, patriotisme, musyawarah, kerelaan menolong, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesucian pikiran, perkataan, dan perbuatan dapat menjadi pedoman dalam membentuk karakter peserta didik.
Penerapan nilai-nilai tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana di lingkungan sekolah. Bersikap jujur, menghormati guru dan teman, menjaga kebersihan lingkungan, membantu orang lain, bertanggung jawab terhadap tugas, mentaati aturan, serta mampu bekerja sama merupakan contoh nyata bagaimana semangat Dasa Darma dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 secara nasional mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang tangguh, mandiri, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan bangsa.
Tema tersebut juga menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mempersiapkan masa depan Indonesia. Semangat Praja Muda Karana atau orang muda yang suka berkarya diharapkan dapat tumbuh dalam diri peserta didik SMA Widya Dharma Turen melalui berbagai kegiatan positif, termasuk kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Dalam konteks pendidikan, nilai-nilai kepramukaan menjadi salah satu sarana penting dalam membentuk karakter peserta didik. Kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kemandirian, kepedulian, dan semangat mengabdi merupakan nilai yang tidak hanya diperlukan dalam kegiatan Pramuka, tetapi juga menjadi bekal penting dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui peringatan Hari Pramuka ke-65, SMA Widya Dharma Turen berharap peserta didik mampu menjadikan nilai-nilai Dasa Darma sebagai bagian dari kebiasaan dan karakter dalam kehidupan. Dengan demikian, semangat Pramuka tidak berhenti setelah upacara selesai, tetapi terus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata di sekolah, di rumah, maupun di tengah masyarakat.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk terus bergerak, berkarya, dan mengabdi. SMA Widya Dharma Turen berkomitmen untuk terus mendukung tumbuhnya generasi muda yang berkarakter, mandiri, peduli, dan siap memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia.
"Selamat Hari Pramuka ke-65. Terus tanamkan nilai Dasa Darma, berkarya untuk sesama, dan mengabdi untuk Indonesia."